Belibis Network – Menjelang rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) pada 2026, sejumlah instansi pusat kembali disebut-sebut bakal menjadi “primadona” pelamar. Persaingan tinggi biasanya terjadi karena faktor reputasi, penempatan strategis, hingga jenis formasi yang diminati.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
JAKARTA — Pembahasan CPNS 2026 mulai ramai di kalangan pencari kerja. Meski jadwal resmi belum diumumkan pemerintah, wacana pembukaan seleksi tahun depan membuat banyak calon pelamar mulai memetakan target instansi sejak dini.Namun, satu hal yang hampir selalu berulang dari tahun ke tahun: tidak semua instansi “ramah” bagi pelamar. Ada instansi yang pendaftarnya membludak karena dianggap menawarkan jalur karier jelas, tantangan kerja menarik, hingga citra lembaga yang kuat.

Karena itu, calon pelamar perlu realistis sekaligus strategis. Selain menyiapkan diri untuk tes berbasis CAT (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB), penting juga memilih instansi dengan memperhitungkan tingkat persaingan.

Daftar Instansi Pusat yang Diprediksi Paling Sulit Ditembus

Berikut ini daftar instansi pusat yang kerap disebut masuk kategori paling ketat—karena peminat tinggi dan seleksi yang kompetitif—berdasarkan tren pemberitaan dan daftar instansi yang ramai dibicarakan menjelang CPNS 2026:

  1. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)
    Biasanya diminati karena ragam formasi dan sebaran unit kerja yang luas. Pada posisi tertentu, persaingan bisa padat, terutama untuk formasi favorit.
  2. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
    Instansi pengawasan internal pemerintah ini sering menarik pelamar dari latar belakang akuntansi, manajemen, dan audit.
  3. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
    Formasi yang berkaitan dengan pengawasan produk, laboratorium, dan layanan publik kerap diperebutkan pelamar dari bidang kesehatan maupun sains.
  4. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
    Kemenkeu menjadi salah satu instansi yang hampir selalu masuk radar “paling diincar”, terutama untuk formasi analis, akuntansi/keuangan, serta bidang kebijakan.
  5. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
    Peminatnya cenderung tinggi pada posisi yang beririsan dengan program layanan masyarakat dan pengelolaan data kependudukan.
  6. Kementerian Agama (Kemenag)
    Selain karena jangkauan unit kerja, formasi yang beragam juga membuat instansi ini ramai peminat.
  7. Kementerian Pertanian (Kementan)
    Diburu pelamar yang ingin berkarier di sektor pangan, pertanian, dan program ketahanan pangan, termasuk formasi teknis lapangan maupun analis.
  8. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
    Formasi pendidikan dan riset kerap menjadi magnet. Peminat dapat meningkat jika tersedia kebutuhan pada posisi tertentu.
  9. Mahkamah Agung RI
    Instansi ini dikenal selektif, terutama untuk formasi yang membutuhkan ketelitian tinggi serta kompetensi hukum/administrasi peradilan.
  10. Kementerian Pertahanan (Kemenhan)
    Peminatnya bisa tinggi pada formasi tertentu karena karakter instansi dan kebutuhan kompetensi spesifik.

Catatan: Daftar di atas bersifat prediksi berbasis tren dan pembahasan publik. Ketat atau tidaknya persaingan tetap ditentukan oleh jumlah formasi yang dibuka dan jumlah pelamar pada saat pengumuman resmi.

Kenapa Instansi “Favorit” Biasanya Lebih Sulit?

Umumnya, instansi yang dianggap favorit memiliki kombinasi beberapa faktor: reputasi lembaga, penempatan kerja strategis (misalnya pusat pemerintahan), peluang pengembangan karier, serta jenis formasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja (misalnya analis data, akuntansi, hukum, hingga bidang kesehatan dan sains).

Di sisi lain, beberapa instansi juga dikenal menerapkan persyaratan teknis yang lebih rinci pada formasi tertentu. Akibatnya, pelamar bukan hanya bersaing pada SKD, tetapi juga harus “menang” di SKB dengan materi kompetensi yang lebih spesifik.

Strategi Persiapan untuk Menghadapi Persaingan Ketat

  • Mulai dari peta diri (self-assessment). Cocokkan formasi dengan jurusan, pengalaman, sertifikasi, dan kekuatan kompetensi kamu.
  • Jangan hanya mengandalkan satu pilihan. Siapkan opsi cadangan yang masih relevan dengan latar belakangmu, termasuk mempertimbangkan instansi atau unit kerja yang peminatnya tidak setinggi “instansi premium”.
  • Latihan SKD secara konsisten. Bangun ritme latihan TWK, TIU, dan TKP, lalu evaluasi kelemahan per submateri.
  • Pelajari SKB sejak awal. Begitu ada gambaran formasi yang diincar, cari kompetensi inti yang biasanya diuji (misalnya analisis, regulasi, studi kasus, atau praktik teknis).
  • Rapi dalam administrasi. Banyak peserta gugur bukan karena nilai, tetapi karena berkas tidak sesuai ketentuan (format file, legalisasi, penamaan dokumen, hingga masa berlaku dokumen tertentu).

Penting: Pantau Pengumuman Resmi

Karena jadwal dan formasi CPNS 2026 masih menunggu ketetapan resmi, calon pelamar disarankan memantau kanal resmi pemerintah, terutama portal SSCASN/BKN dan pengumuman instansi yang dituju. Hindari percaya pada “bocoran” yang tidak jelas sumbernya, apalagi jika disertai janji kelulusan. ***