Belibis.com melaporkan sebuah insiden yang memicu kekhawatiran publik di kawasan Depok, Jawa Barat. Seorang pria paruh baya diketahui melakukan siaran langsung (live) melalui platform TikTok sambil berkaraoke, namun lokasi yang dipilihnya sangat berisiko: pinggiran Jalan Tol Andara, tepatnya di Jalan Pangkalan Jati, Cinere.
Pria berinisial J (60) tersebut menjadi sorotan setelah aksinya di dekat infrastruktur vital tersebut direkam dan disebarkan oleh warga. Kegiatan ini memicu rasa waswas di kalangan pengguna jalan karena dianggap mengancam keselamatan lalu lintas.
Kompol Chairul, Kapolsek Cinere, menjelaskan bahwa laporan ini berawal dari unggahan video yang menunjukkan aktivitas karaoke live TikTok tersebut. "Pelapor merasa kegiatan itu dapat membahayakan, sehingga video tersebut dikirimkan ke IG Depok24jam dan menjadi viral di media sosial," kata Kompol Chairul dalam keterangannya.
Menanggapi cepat keresahan publik, anggota Piket Pawas Polsek Cinere segera menindaklanjuti laporan tersebut pada Minggu malam (31/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), yaitu warung makan milik J yang dikenal dengan nama Warung Uli Bakar Bang Jamal, yang lokasinya memang berada persis di tepi jalan yang mengarah ke pintu Tol Andara.
Setelah ditemukan, polisi memberikan imbauan tegas kepada J. Inti dari imbauan tersebut adalah larangan keras menggunakan badan jalan umum untuk aktivitas non-lalu lintas seperti karaoke, meskipun hanya di pinggirannya. Chairul menegaskan bahwa penggunaan area jalan untuk kegiatan pribadi sangat membahayakan, tidak hanya bagi J sendiri tetapi juga bagi keselamatan pengendara yang melintas di kawasan Depok tersebut.
Menghadapi teguran dan penjelasan dari petugas mengenai potensi bahaya yang ditimbulkan, J menyatakan kesediaannya untuk mematuhi aturan. Pria berusia 60 tahun itu berjanji kepada pihak kepolisian bahwa ia tidak akan mengulangi kegiatan karaoke live TikTok dengan memanfaatkan atau memakan area badan jalan, demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Tindakan cepat kepolisian ini menunjukkan responsifnya aparat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di fasilitas publik.


