Belibis.com – Padi Reborn menutup Januari 2026 dengan sebuah perayaan yang tidak biasa: konser tunggal bertajuk “Dua Delapan” di Tennis Indoor Senayan. Bukan sekadar nostalgia, pertunjukan ini menjanjikan pengalaman panggung 360 derajat yang membuat penonton dari berbagai sisi tetap punya “kursi terbaik”.
Di awal 2026, Padi Reborn memilih cara spesial untuk merayakan perjalanan panjangnya bukan dengan sekadar tampil di festival, melainkan lewat konser tunggal yang digarap dengan konsep panggung yang jarang dipakai musisi lokal.Konser itu diberi nama “Dua Delapan”, merujuk pada usia perjalanan musik mereka yang memasuki tahun ke-28. Yang membuatnya makin menarik, konser ini akan mengusung panggung 360 derajat—format yang menempatkan panggung sebagai pusat perhatian dari semua arah, bukan hanya “menghadap” satu sisi tribun saja. Bagi penonton, artinya sederhana: peluang untuk mendapatkan pengalaman menonton yang lebih imersif, dengan sudut pandang yang terasa merata.
- Jadwal dan Lokasi: Catat Tanggalnya
- Apa Itu Panggung 360 Derajat, dan Kenapa Banyak yang Menunggu?
- Konser “Dua Delapan”: Bukan Sekadar Nostalgia
- Harga Tiket dan Kategori: Pilih yang Paling Masuk Akal untukmu
- Strategi Datang ke Venue: Biar Tidak Panik di Hari-H
- Penutup: Satu Malam, Satu Perayaan, dan Panggung yang Mengelilingi Cerita
Jadwal dan Lokasi: Catat Tanggalnya
Konser “Dua Delapan” dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan (GBK), Jakarta.
Pada listing penjualan tiket, jam acara tercantum sekitar 18.00–22.00 WIB, sehingga penonton disarankan datang lebih awal untuk proses masuk venue, pemeriksaan, dan penyesuaian tempat. Dengan durasi beberapa jam, pertunjukan ini diprediksi menjadi “malam panjang” yang dipenuhi hits dan momen bernyanyi bersama.
Tennis Indoor Senayan sendiri bukan venue asing bagi penikmat konser di Jakarta. Lokasinya strategis, aksesnya relatif mudah, dan atmosfernya cenderung padat tipe ruang yang sering membuat konser terasa dekat, bahkan saat penonton berjumlah ribuan. Karena itu, konsep 360 derajat di venue ini membuat banyak penggemar penasaran:
bagaimana tata panggungnya, bagaimana alur masuknya, dan bagaimana rasanya menonton ketika panggung berada di pusat arena.
Apa Itu Panggung 360 Derajat, dan Kenapa Banyak yang Menunggu?
Dalam format konser “konvensional”, panggung biasanya ditempatkan di satu sisi, sehingga penonton di sisi lain harus mengandalkan layar atau sudut pandang yang lebih jauh.
Berbeda dengan itu, panggung 360 derajat menempatkan panggung di area yang bisa dilihat dari berbagai arah. Padi Reborn menyebut format ini sebagai pengalaman yang membuat
penonton dari semua sisi tetap bisa menikmati pertunjukan, baik dari sisi visual maupun audio.
Dari keterangan yang disampaikan personel band, panggung 360 derajat ini akan didukung elemen visual dan tata cahaya yang lebih “hidup”: ada LED yang melingkar, lighting di bagian atas, serta mekanisme panggung yang disebut akan dinamis. Dengan kata lain, konsepnya tidak hanya memindahkan posisi panggung ke tengah, tetapi juga merancang pertunjukan agar setiap sisi mendapatkan suguhan yang setara.
Untuk band sekelas Padi Reborn, format ini juga berarti tantangan teknis. Setiap lagu bisa membutuhkan pengaturan panggung yang berbeda, sehingga setlist disiapkan lebih dulu
agar pergerakan dan tata panggung bisa disusun rapi. Di atas panggung, mereka juga menyiapkan momen khusus: jumlah lagu yang dibawakan disebut mencapai puluhan, dan konser ini juga dikaitkan dengan proyek musik terbaru mereka.
Konser “Dua Delapan”: Bukan Sekadar Nostalgia
Banyak konser band legendaris jatuh pada pola yang sama: memutar ulang lagu-lagu lama. “Dua Delapan” tampaknya ingin melampaui itu.
Selain menampilkan hits yang melekat di kepala publik, Padi Reborn juga menautkan konser ini sebagai bagian dari fase kreatif terbaru mereka.
Informasi yang beredar menyebut akan ada materi dari album terbaru dengan judul yang sama, serta kolaborasi di atas panggung dengan musisi lintas generasi.
Bagi penggemar lama, ini kesempatan untuk merasakan lagu-lagu yang selama ini hidup di memori dalam format panggung yang lebih modern. Bagi penonton baru yang mungkin mengenal Padi Reborn dari playlist keluarga, rekomendasi teman, atau potongan lagu viral konser ini bisa menjadi pintu masuk untuk memahami kenapa band ini masih relevan setelah puluhan tahun.
Harga Tiket dan Kategori: Pilih yang Paling Masuk Akal untukmu
Dalam berbagai informasi promosi, tiket konser tersedia melalui platform penjualan resmi, dengan beberapa kategori yang umumnya dibagi berdasarkan area (tribune/festival) dan benefit. Beberapa sumber menyebut kisaran harga yang beredar mencakup kategori VIP, Gold, dan Festival, dengan banderol mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah (belum termasuk pajak/biaya layanan, tergantung ketentuan penjualan).
Tips memilih kategori tiket untuk panggung 360°
- Utamakan pengalaman, bukan ego: jika tujuanmu adalah “ikut nyanyi dan merasakan atmosfer”, kategori festival/tribune yang lebih terjangkau pun bisa sangat memuaskan.
- Pahami perbedaan area: panggung 360° membuat banyak sudut tetap enak, tetapi jarak dan elevasi (tribune vs lantai) tetap memengaruhi kenyamanan.
- Periksa benefit VIP: bila ada benefit merchandise resmi atau akses khusus, pastikan kamu benar-benar membutuhkannya sebelum memutuskan.
- Jangan lupa biaya non-tiket: transport, parkir/ojek, makan, hingga “godaan merch” sering menjadi penyebab boncos.
Catatan paling penting: pastikan kamu membeli melalui kanal resmi yang diumumkan penyelenggara/mitra penjualan. Hindari transaksi dari pihak yang tidak jelas, terutama yang menawarkan “harga miring” dengan janji kursi tertentu tanpa bukti resmi. Di konser besar, risiko tiket palsu atau tiket yang tidak valid selalu ada.
Strategi Datang ke Venue: Biar Tidak Panik di Hari-H
Tennis Indoor Senayan berada di kawasan GBK yang sering padat saat ada event besar. Maka strategi paling aman adalah datang lebih awal.
Jika jam konser mulai sekitar malam, banyak penonton memilih tiba sore agar bisa menukar gelang, mencari gate, membeli minum, dan menata ulang rencana sebelum pintu dibuka.
Checklist ringkas sebelum berangkat
- Identitas diri: siapkan KTP/SIM sesuai ketentuan event.
- E-tiket dan bukti pembayaran: simpan offline (screenshot) untuk berjaga-jaga saat sinyal penuh.
- Powerbank: konser panjang + foto/video bisa cepat menguras baterai.
- Obat pribadi: terutama jika kamu punya riwayat maag, migrain, atau mudah pusing di keramaian.
- Uang cadangan: minimal untuk pulang. Jangan habis untuk hal impulsif.
Untuk pulang, antisipasi lonjakan permintaan transportasi online setelah konser. Jika datang berkelompok, sepakati titik temu.
Jika datang sendiri, rencanakan opsi transportasi cadangan. Prinsipnya: euforia boleh, tapi keselamatan tetap nomor satu.
Penutup: Satu Malam, Satu Perayaan, dan Panggung yang Mengelilingi Cerita
“Dua Delapan” adalah cara Padi Reborn merayakan perjalanan panjangnya tanpa terjebak nostalgia yang itu-itu saja. Panggung 360 derajat memberi sinyal:
konser ini dirancang untuk terasa dekat dari berbagai sisi, dengan visual dan tata panggung yang dibuat lebih dinamis.
Bagi penggemar, ini bukan hanya konser ini seperti reuni besar dengan soundtrack hidup yang sudah menemani dari masa ke masa.
Jika kamu berencana datang, siapkan strategi sederhana: amankan tiket dari kanal resmi, pilih kategori sesuai kebutuhan dan kemampuan, serta datang lebih awal agar tidak terburu-buru.
Karena pada akhirnya, konser terbaik bukan yang paling dekat panggung—melainkan yang membuat kamu pulang dengan hati penuh.


