Belibis.com – Di tengah kabar yang datang silih berganti, 2025 mengajarkan satu hal sederhana: hidup tidak selalu menunggu momen besar untuk layak dirayakan. Kadang, justru hal kecil—yang sering kita lewatkan—adalah alasan kita masih bertahan sampai hari ini.
Padahal, rasa syukur paling kuat sering lahir dari hal yang tidak terlihat sebagai kemenangan—namun diam-diam menyelamatkan kita.
Dalam bahasa yang lebih sederhana: kita tidak selalu perlu hidup sempurna untuk merasa cukup. Sepanjang 2025, ritme hidup terasa makin cepat. Notifikasi tidak pernah benar-benar berhenti, target berganti sebelum kita sempat bernapas,
dan standar orang lain sering masuk ke kepala tanpa diminta. Di situ, gratitude atau rasa syukur bekerja seperti “rem halus”:
bukan untuk membuat kita pasrah, tetapi untuk mengingatkan bahwa hidup ini tidak hanya tentang mengejar, melainkan juga tentang
menghargai apa yang sudah ada.
- Kenapa Bersyukur Itu Punya “Daya”?
- Daftar Hal Kecil yang Patut Kita Syukuri Sepanjang 2025
- 1) Bangun pagi tanpa rasa sakit yang berat
- 2) Bisa tidur meski hanya sebentar, tapi berkualitas
- 3) Ada makanan, walau sederhana
- 4) Air bersih dan akses mandi
- 5) Punya satu orang yang bisa diajak bicara jujur
- 6) Pekerjaan yang memberi penghasilan (atau peluang untuk mencoba lagi)
- 7) Waktu luang meski cuma 10 menit
- 8) Internet yang membantu, bukan sekadar distraksi
- 9) Kesehatan mental yang “cukup stabil” hari ini
- 10) Masih bisa tertawa, meski sebentar
- 11) Kesempatan belajar dari kesalahan
- 12) Perjalanan pulang yang selamat
- 13) Lagu yang menemani mood
- 14) Kopi, teh, atau minuman favorit yang membuat hati hangat
- 15) Rumah atau tempat aman untuk berteduh
- 16) Tetangga atau lingkungan yang masih manusiawi
- 17) Tubuh yang masih bisa sembuh
- 18) Momen “berhasil menahan diri”
- 19) Kebaikan kecil dari orang asing
- 20) Diri sendiri yang tetap bertahan sampai akhir 2025
- Ritual Syukur yang Mudah Dilakukan Mulai Hari Ini
Kenapa Bersyukur Itu Punya “Daya”?
Bersyukur bukan sekadar kalimat manis di caption media sosial. Ini adalah kebiasaan melihat hidup dari sudut yang lebih jernih:
apa yang berjalan, apa yang masih kita miliki, dan apa yang layak diapresiasi hari ini. Ketika pikiran sedang penuh,
rasa syukur sering menjadi cara paling realistis untuk kembali menginjak tanah.
Yang menarik, bersyukur tidak menuntut kita menghapus masalah. Kita boleh lelah, boleh sedih, boleh merasa gagal tetapi pada saat yang sama, kita juga bisa mengakui: “di tengah semua ini, masih ada hal kecil yang membuatku baik-baik saja.”
Daftar Hal Kecil yang Patut Kita Syukuri Sepanjang 2025
Berikut daftar yang mungkin terdengar sepele, tetapi justru paling sering menjadi penopang hari-hari kita.
Anda tidak harus punya semuanya—cukup temukan beberapa yang paling terasa dekat dengan hidup Anda.
1) Bangun pagi tanpa rasa sakit yang berat
Tubuh yang bisa bergerak, walau tidak selalu bugar, adalah tiket untuk menjalani hari. Banyak hal besar dimulai dari tubuh yang cukup kuat untuk berdiri.
2) Bisa tidur meski hanya sebentar, tapi berkualitas
Tidur yang tenang adalah “reset” paling murah dan paling dibutuhkan. Ketika bisa tidur tanpa gelisah, itu patut disyukuri.
3) Ada makanan, walau sederhana
Nasi hangat, mie rebus, telur, atau roti—mungkin bukan menu mewah, tetapi cukup untuk menjaga kita tetap berjalan.
4) Air bersih dan akses mandi
Mandi bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk perawatan diri. Saat air mengalir lancar, itu kenyamanan yang sering kita anggap biasa.
5) Punya satu orang yang bisa diajak bicara jujur
Tidak perlu banyak. Satu orang yang tidak menghakimi sudah sangat berarti, terutama ketika kita merasa dunia terlalu ramai.
6) Pekerjaan yang memberi penghasilan (atau peluang untuk mencoba lagi)
Tidak semua pekerjaan ideal, tetapi penghasilan adalah alat bertahan. Bahkan saat belum bekerja, kesempatan untuk mulai lagi adalah harapan.
7) Waktu luang meski cuma 10 menit
Waktu luang kecil bisa menjadi ruang bernapas: minum teh, lihat langit, atau duduk tanpa tujuan. Kadang, itulah bentuk pemulihan.
8) Internet yang membantu, bukan sekadar distraksi
Sepanjang 2025, banyak orang belajar, cari kerja, dan membangun usaha lewat internet. Saat kita bisa mengakses informasi, itu sebuah privilege.
9) Kesehatan mental yang “cukup stabil” hari ini
Ada hari yang berat dan ada hari yang lebih ringan. Jika hari ini Anda bisa bernapas tanpa panik berlebihan, itu patut dihargai.
10) Masih bisa tertawa, meski sebentar
Tawa kecil dari video lucu, obrolan teman, atau kejadian sepele—sering menjadi pengingat bahwa kita belum kalah.
11) Kesempatan belajar dari kesalahan
2025 mungkin memberi banyak “pelajaran mahal”. Namun jika kita masih diberi kesempatan memperbaiki, itu lebih berharga daripada gengsi.
12) Perjalanan pulang yang selamat
Pulang dalam keadaan aman, tidak ada kabar buruk, tidak ada kecelakaan—ini hal besar yang sering baru terasa saat tidak terjadi.
13) Lagu yang menemani mood
Musik punya kemampuan sederhana: menenangkan, menguatkan, atau sekadar membuat hari terasa lebih hidup. Ini hiburan yang murah tapi ampuh.
14) Kopi, teh, atau minuman favorit yang membuat hati hangat
Rutinitas kecil seperti ini sering jadi “tombol start” untuk memulai hari, atau “tombol stop” untuk mengakhiri lelah.
15) Rumah atau tempat aman untuk berteduh
Tidak harus besar, tidak harus mewah. Tempat yang membuat kita bisa menutup pintu dan merasa aman adalah berkah yang nyata.
16) Tetangga atau lingkungan yang masih manusiawi
Sapaan sederhana, bantuan kecil, atau sekadar tidak mengganggu—lingkungan yang damai adalah kemewahan yang sering kita lupakan.
17) Tubuh yang masih bisa sembuh
Luka yang mengering, demam yang turun, batuk yang mereda—tanda tubuh bekerja keras untuk menjaga kita.
18) Momen “berhasil menahan diri”
Menahan emosi, tidak membalas komentar buruk, tidak impulsif belanja—kemenangan kecil ini jarang dipuji, padahal sangat menentukan masa depan.
19) Kebaikan kecil dari orang asing
Dipegangkan pintu, dikasih jalan, dibantu cari alamat, atau sekadar senyum—hal kecil seperti itu membuat dunia terasa lebih ramah.
20) Diri sendiri yang tetap bertahan sampai akhir 2025
Ini mungkin poin paling penting. Anda sudah melewati banyak hal yang tidak semua orang tahu. Jika Anda masih ada di sini, itu berarti Anda lebih kuat dari yang Anda kira.
Ritual Syukur yang Mudah Dilakukan Mulai Hari Ini
Jika Anda ingin menjadikan rasa syukur sebagai kebiasaan, tidak perlu cara rumit. Cukup pilih satu dari tiga ritual sederhana ini:
- Metode 3 Hal: setiap malam, tulis 3 hal kecil yang Anda syukuri hari itu.
- Syukur 30 Detik: sebelum membuka HP pagi hari, tarik napas dan sebutkan satu hal yang Anda hargai.
- Foto Bukti Bahagia: simpan 1 foto per minggu yang merekam momen kecil (kopi, hujan, jalan pulang, senyum keluarga).
Pada akhirnya, syukur bukan lomba siapa yang paling positif. Syukur adalah cara lembut untuk mengingat:
hidup ini masih punya sisi yang layak dipeluk, meski tidak selalu mudah.


