Belibis.com – Ketika suhu udara anjlok jauh di bawah nol derajat Celsius dan pemadaman listrik masif melanda ibu kota Ukraina, Kyiv, akibat serangan berkelanjutan terhadap infrastruktur sipil, kebanyakan orang mungkin memilih berdiam di rumah. Namun, warga Kyiv menunjukkan cara adaptasi yang luar biasa, bahkan cenderung ekstrem. Mereka mengubah krisis menjadi kesempatan untuk bersenang-senang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Fenomena tak biasa ini terjadi di atas Waduk Dnipro, yang populer dijuluki Kyiv Sea. Permukaan air yang membeku total, menciptakan hamparan es luas yang sangat tebal. Momen langka ini dimanfaatkan para pemilik mobil sebagai arena balap dan hiburan yang menantang.

Alih-alih mengeluhkan pemadaman listrik yang disebabkan oleh serangan rudal dan drone Rusia, puluhan mobil terlihat memacu diri dan melakukan aksi drift liar di atas es waduk. Mobil-mobil berputar, menciptakan kepulan salju es yang terlempar ke udara, persis seperti yang terlihat dalam foto-foto yang diambil pada 1 Februari 2026. Permukaan es yang licin memberikan sensasi drifting yang maksimal tanpa memerlukan modifikasi ban khusus.

Aktivitas ini tidak hanya menarik para penggemar otomotif. Banyak warga datang untuk sekadar berjalan-jalan, berseluncur, atau bahkan menarik kereta luncur (sledge) menggunakan mobil mereka. Di tengah gelapnya kota akibat blackout yang membatasi aktivitas di daratan, area terbuka di atas waduk ini menjadi titik kumpul sosial. Ini menawarkan pelarian sementara dari realitas pahit perang dan dingin yang menusuk.

Aksi drifting mobil di atas permukaan air beku ini sekaligus menjadi simbol ketahanan dan semangat warga Ukraina. Mereka menolak untuk menyerah pada kesulitan, mencari cara unik untuk tetap hidup dan merayakan momen, meskipun dihadapkan pada ancaman serangan dan suhu ekstrem yang memaksa air sekelas waduk besar membeku sepenuhnya. Momen ini memperlihatkan bagaimana semangat komunitas dapat bertahan bahkan di tengah krisis energi dan konflik militer yang berkepanjangan.